solo- Seorang polisi gadungan berhasil ditangkap, tersangka yang merupakan warga Wonogiri ini menggunakan modus memacari korban dan menipu sejumlah uang. Pelaku bernama Agus widodo warga pondoksari sumberejo rt 02 rw 01 Wuryantoro Wonogiri ini menipu pacarnya dengan mengaku sebagai aparat polisi berpangkat aiptu. Kejadian bermula dari laporan warga yang merasa curiga atas perilaku agus widodo ini. Pria yang berusia 42 tahun ini beberapa kali mengaku sebagai seorang polisi dan menginap di sebuah hotel di daerah Pajang Laweyan Solo. Ia juga memacari seorang wanita warga setempat bernama ria dan meminjam uangnya sebesar 3 juta rupiah.
Karena sering menipu sejumlah uang dan mengaku-ngaku sebagai polisi akhirnya sejumlah warga menagkap agus dan membawanya ke kantor kepolisian. Dari pengembangan pemeriksaan awal ternyata pelaku telah menipu sebanyak 10 korban yang rata-rata perempuan. Modus yang digunakan adalah dengan memacari korban dan meminta sejumlah uang. Dalam penagkapan ini berhasil di temukan barang bukti berupa pistol mainan, jam tangan dan sejumlah foto mantan pacar yang menjadi korbannya.
Agus menyamar menjadi polisi selama 2 bulan/ setiap korban rata-rata ditipu antara 600 ribu hingga 3 juta rupiah. Selain uang ia juga membawa lari handphone milik korban. Saat ini kasus masih diselidiki oleh Polres Surakarta. (Sazadi)
Jumat, 01 Oktober 2010
Polisi gadungan di bekuk
Kamis, 30 September 2010
Cegah Kanker Payudara dengan Pepaya
PEPAYA (Carica papaya) adalah tumbuhan serbaguna. Buahnya mengandung zat antioksidan yang tinggi. Termasuk di dalamnya vitamin C, flavonoid, folat, vitamin A, asam panthotenik, mineral, magnesium, vitamin E, kalium, serat, dan vitamin B. Buahnya mengandung enzim yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker payudara. Dan daun dan akarnya bisa digunakan untuk mengatasi berbagai macam penyakit.
Buah pepaya mengandung berbagai jenis enzim, vitamin, dan mineral. Kandungan vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, vitamin C-nya lebih tinggi daripada jeruk. Ia juga kaya akan vitamin B kompleks & vitamin E.
“Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi. Hanya 4-6 gr per kg berat buah. Tapi jumlah yang sedikit ini hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh. Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya mampu mencerna zat sebanyak 35 kali lebih besar daripada ukurannya sendiri,“ jelas dr Diana Dewi dari European Slimming Center di Jalan Iskandarsyah Raya No.97, Jakarta Selatan.
Buah pepaya mengandung enzim papain. Enzim ini sangat aktif dan mampu mempercepat proses pencernaan protein. Enzim ini dapat memecah makanan yang mengandung protein hingga terbentuk berbagai senyawa asam amino yang bersifat autointoxicaing atau otomatis menghilangkan terbentuknya substansi yang tidak diinginkan akibat pencernaan yang tidak sempurna. “Tekanan darah tinggi, susah buang air besar, radang sendi, epilepsi, dan kencing manis merupakan penyakit-penyakit yang muncul karena proses pencernaan makanan yang tidak sempurna. Papain tidak selalu dapat mencegahnya. Namun setidaknya dapat meminimalkan efek negatif yang muncul. Yang jelas, papain dapat membantu mewujudkan proses pencernaan makanan yang lebih baik,” sambung dr Diana.
Pepaya juga dapat mempercepat pencernaan karbohidrat dan lemak. Enzim papain dapat memecah serat-serat daging sehingga daging lebih mudah dicerna. Tidak heran bila pepaya sering dijadikan bahan pengempuk daging. Kandungan antiseptiknya dapat menjaga alat pencernaan, terutama usus, dari bakteri.
Mencegah Penyakit Jantung
Buah pepaya dapat membantu mencegah oksidasi kolesterol dalam hati. Kolesterol tinggi dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Dan ini dapat dicegah dengan mengonsumsi pepaya secara teratur.
Pepaya juga kaya akan serat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam hati. Asam folat yang ditemukan dalam pepaya dapat menghilangkan zat-zat berbahaya yang dapat merusak dinding pembuluh darah yang pada akhirnya menyebabkan serangan jantung.
Buah pepaya mengandung vitamin A dan vitamin B yang diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain enzim papain, pepaya juga mengandung enzim chymopapain yang dapat mengurangi peradangan sehingga membantu tubuh dalam proses penyembuhan luka bakar dan luka lainnya.
Manfaat buah pepaya yang tidak kalah penting lainnya adalah mencegah kaker usus besar. Ini tidak karena banyaknya kandungan seratnya. Serat ini sangat berguna bagi mereka yang kesulitan buang air besar. Vitamin A yang terdapat dalam buah pepaya, sangat bermanfaat bagi orang-orang yang memiliki paru-paru yang lemah.
Cegah Kanker
Dalam buah pepaya terdapat lebih dari 50 asam amoni yang terkandung dalam getah pepaya, antara lain, asam aspartat, treonin, serin, asam glutamat, prolin, glisin, alanin, valine, isoleusin, leusin, tirosin, fenilalanin, histidin, lysin, arginin, tritophan, dan sistein. “Mereka berguna untuk menghaluskan kulit, menguatkan jaringan sel kulit agar lebih kenyal (antipenuaan dini), dan menjaga gigi dari timbunan plak,” terang dr Diana.
Selain bermanfaat bagi kulit, masih menurut dr. Diana, daun pepaya dapat digunakan untuk mengobati keputihan, demam akibat nifas, melancarkan haid, dan melancarkan air susu ibu (ASI). Dan yang paling penting, dapat mencegah pertumbuhan sel kanker payudara. Mengapa?
Enzim papain bisa memecah protein menjadi arginin. Senyawa arginin merupakan salah satu asam amino esensial yang dalam kondisi normal tidak bisa diproduksi tubuh dan biasa diperoleh melalui makanan seperti telur dan ragi. Namun bila enzim papain terlibat dalam proses pencernaan protein, secara alami sebagian protein dapat diubah menjadi arginin dengan papain ini turut mempengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia, yaitu Human Growth Hormone (HGH). “Nah, HGH inilah yang membantu meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan lemak di tubuh. Informasi penting lain, uji laboratorium menunjukkan arginin berfungsi menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara,” tegasnya. http://www.dechacare.com
5 Hal Penting soal Masturbasi
Para ahli mengatakan, sebagian besar lelaki pernah melakukan masturbasi, entah untuk mengurangi stres, membantu tidur nyenyak, dan lain sebagainya.
Meskipun begitu, ada hal-hal medis yang mungkin belum pernah diketahui tentang masturbasi. Inilah 5 hal penting tentang masturbasi yang perlu diketahui para pria:
1. Tak ada istilah "masturbasi abnormal"
Pria kerap kali bertanya apakah ada sesuatu yang abnormal dengan cara mereka masturbasi. Para ahli sendiri enggan mendefinisikannya dalam kata "normal" atau "abnormal", tetapi mereka menyatakan bahwa pria melakukannya dengan frekuensi dan teknik yang sangat bervariasi.
"Sebagai manusia, kita terlalu beragam untuk menerapkan sebuah norma tertentu mengenai masturbasi yang normal atau tidak," kata Betty Dodson, PhD, seksolog dari New York sekaligus penulis buku Sex for One.
"Setiap orang melakukan masturbasi dengan caranya sendiri. Apakah ia menggunakan tangannya, menggosokkan pada sesuatu, menggunakan mainan seks atau obyek rumah tangga, mengenakan pakaian khusus, berfantasi, melihat sebuah buku atau majalah, mencoba posisi yang berbeda, atau melihat dari cermin," kata Martha Cornog, penulis The Big Book of Masturbation.
2. Masturbasi tak sepenuhnya aman.
Tidak seperti seks dengan pasangan, masturbasi tidak menularkan penyakit seksual. Anda juga tidak akan mengalami ketegangan otot, kantung mata akibat kelelahan, dan rasa canggung yang sering dihadapi ketika berhubungan intim dengan pasangan.
Namun, masturbasi pun tak sepenuhnya dijamin aman. "Masturbasi hanyalah aktivitas seks paling aman yang pernah ada. Tapi, hukum fisika dan biologi tidak akan berhenti mengatakan bahwa masturbasi aman hanya karena masturbasi biasa dilakukan," kata Cornog.
Rata-rata pria mengetahui, apabila mereka keseringan melakukan masturbasi atau terlalu kuat saat melakukannya, maka hal itu dapat mengiritasi kulit penis. Di sisi lain, pria kurang mengetahui bahwa kebiasaan melakukan onani dengan keadaan telungkup, misalnya dengan menekan pada bantal atau bahkan karpet lantai, bisa melukai uretra. Oleh sebab itu, pengeluaran urine dari penis tidak seperti biasanya, tetapi menyemprot dengan keras sehingga sulit dikendalikan.
Barbara Bartlik, MD, psikiater dan terapis seks di New York, mengatakan, dia melihat pria yang menderita trauma uretra yang parah karena masturbasi dengan cara telungkup sehingga ia tidak lagi dapat menggunakan toilet berdiri tapi harus buang air kecil sambil duduk.
Dalam kasus tertentu yang sangat langka, masturbasi atau berhubungan seks dengan pasangan juga dapat menyebabkan fraktur penis. Kondisi yang menyakitkan ini terjadi karena sobekan di bagian albuginea tunika (jaringan putih yang mengelilingi lapisan spons penis) akibat penis yang sedang ereksi mengenai benda keras atau dipaksa menekuk ke bawah. Dalam keadaan darurat, hal ini sering kali berakhir dalam kondisi harus dioperasi.
3. Seks sendiri mengubah kehidupan seks Anda atau sebaliknya.
Untuk berbagai alasan, seks kala sendiri dapat memberi manfaat. Masturbasi dapat membantu mengenali respons seksual Anda sendiri—apa yang dirasakan baik bagi Anda dan apa yang tidak—sehingga Anda akan lebih mampu menjelaskan kepada pasangan mengenai sentuhan yang tepat.
Ini juga membantu Anda belajar untuk mengenali saat "yang tak bisa dihindari" tepat sebelum orgasme dan membantu mengajari pasangan bagaimana menghindari ejakulasi dini.
Mungkin yang paling signifikan, masturbasi adalah mekanisme atau solusi terbaik bagi pria yang tidak dapat melakukan hubungan seks sementara di saat pasangannya sakit, atau sedang menstruasi, atau memeliki dorongan seks yang tak sesuai dengan dirinya sendiri.
Bagi sebagian pria, "seks solo" dapat menjadi sebuah obsesi sehingga mereka mulai kehilangan gairah bercinta dengan pasangan mereka. Perasaan sakit hati dan keterasingan pasangan akibat obsesi "seks solo" akan membuat Anda sulit mempertahankan hubungan.
Para ahli menekankan, masturbasi sah-sah saja bahkan untuk para pria yang sudah berkomitmen. "Kita tidak dapat berasumsi bahwa hanya karena seorang pria masturbasi, maka itu akan menuai masalah terhadap hubungan primernya," kata Bartlik.
4. Beberapa teknik masturbasi memicu disfungsi seksual.
Para ahli memperingatkan, pria yang sering merangsang dirinya dengan cara yang tidak mensimulasikan seks dengan pasangan (misalnya, membelai sangat cepat atau dengan tekanan besar atau gesekan) bisa mengidap gangguan ejakulasi. Dengan disfungsi seks tersebut, seseorang akan kesulitan atau bahkan tidak mungkin mencapai klimaks selama berhubungan seks dengan pasangan.
"Siapa pun yang mengalami disfungsi seksual harus bertanya kepada dirinya sendiri apakah ia melakukan masturbasi dengan cara-cara yang menimbulkan sensasi berbeda dari yang diperoleh dari tangan, mulut, atau vagina pasangannya. Lalu ia harus memperhitungkan apa yang dapat merangsang pasangan Anda dan mengubah cara masturbasi Anda untuk membuatnya seperti yang diinginkan pasangan," kata Michael A Perelman, PhD, profesor psikiatri dan urologi dari Weill Cornell Medical College di New York.
5. Masturbasi memengaruhi risiko kanker prostat
Sebuah studi yang dilakukan di Australia tahun 2003 dan dipublikasikan BJU International menyatakan, ejakulasi terkait dengan penurunan risiko kanker prostat di kemudian hari.
Namun, dalam studi tahun 2004 yang diterbitkan dalam The Journal of American Medical Association, seorang peneliti melaporkan bahwa "frekuensi ejakulasi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko kanker prostat." Dalam kedua studi ini, frekuensi ejakulasi termasuk berhubungan seksual dengan pasangan dan masturbasi.
Sementara itu, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan Januari lalu dalam BJU International menunjukkan bahwa pria muda yang sering masturbasi berisiko lebih tinggi mengidap kanker prostat. Namun, apabila pria lebih tua sering masturbasi, hal itu akan menurunkan risiko kanker prostat. Adapun berhubungan seksual dengan pasangan tidak menjadi faktor terhadap risiko terkena kanker prostat.
Para peneliti berasumsi bahwa masturbasi bukan satu-satunya yang dapat memicu risiko kanker prostat pada pria yang sering masturbasi di usia 20-an dan 30-an. Pria sering melakukan masturbasi karena memiliki kadar hormon seks yang tinggi. Pria muda yang secara genetis cenderung memiliki hormon yang sensitif pada kanker prostat tentu berisiko tinggi bila hormon seks mereka berlebih.
Sementara itu, pria berusia di atas usia 50 tahun dan sering melakukan masturbasi ternyata membantu mengeringkan cairan prostat yang mungkin mengandung zat-zat pemicu kanker.
http://www.dechacare.com
Brokoli bagus bagi pria
BUKAN rahasia lagi jika pria yang gemar makan sayuran lebih mungkin terhindar dari kanker prostat. Lebih jauh, para peneliti menduga bahwa bahan kimia dalam brokoli dan kembang kol dapat membantu dokter mengobati penyakit tersebut.
Penelitian awal soal khasiat brokoli, kembang kol, dan sejenisnya untuk pengobatan kanker prostat akan diarahkan pada pembuatan obat sayuran yang dapat digunakan.
"Ini karya awal yang menarik, tapi jauh dari sesuatu yang terjadi di dalam tabung tes untuk tahu persis apa yang terjadi pada manusia," kata Dr Durado Brooks, direktur prostat dan kanker kolorektal pada American Cancer Society.
Lebih banyak buah dan sayuran, kurang risiko kanker prostat
Angka kejadian kanker prostat telah meningkat dalam 10-20 tahun terakhir di negara-negara Asia. Sejumlah perawatan tersedia, tapi efek samping umumnya termasuk inkontinensia (pengeluaran urin tak disadari) dan impotensi.
“Tingkat kanker prostat lebih rendah di negara-negara yang penduduknya makan banyak buah dan sayuran, meskipun kaitan pasti antara pola makan dan penyakit tersebut belum jelas,” kata Brooks, seperti dikutip dari Health24.
Para peneliti dari University of California di Berkeley memutuskan untuk menyelidiki perlawanan terhadap kanker pada bahan kimia dalam sayuran, seperti brokoli, kembang kol, kale, kubis, dan tauge.
"Kami menyadari bahwa apa yang hilang adalah studi komprehensif soal bagaimana senyawa-senyawa alami memengaruhi pertumbuhan dan fungsi reproduksi sel-sel kanker," kata rekan penulis studi Gary Firestone, profesor molekul dan sel biologi di University of California, Berkeley.
Para peneliti menemukan bahwa bahan kimia yang dikenal sebagai 3,3 '-diindolylmethane (DIM)—didapat setelah mengonsumsi sayuran—muncul untuk mencegah pertumbuhan sel kanker payudara. Bahan kimia ini selanjutnya berbalik mencegah pertumbuhan sel kanker prostat.
Para peneliti menemukan bahwa sel-sel kanker prostat yang diobati dengan DIM tumbuh 70 persen lebih lambat dibandingkan sel yang tidak diobati.
Bahan kimia menghentikan sel kanker dari menerima sinyal testosteron
“Bahan kimia DIM muncul untuk mencegah sel kanker menerima sinyal dari hormon testosteron. Hal ini yang pada gilirannya mencegah sel-sel tumbuh,“ kata Firestone.
Sebaliknya, hormon terapi untuk pasien kanker prostat dirancang untuk mencegah testosteron bisa mencapai sel terdepan.
"Anda memotong sinyal yang membuat sel-sel kanker prostat tumbuh," ujar Firestone.
Ada kemungkinan bahwa bahan kimia tersebut dapat digunakan dalam kombinasi dengan terapi hormon, dengan membiarkan dokter mengurangi efek samping dari penurunan kadar testosteron.
Obat sayuran akan sangat murah dan mudah didapat
Memproduksi obat-obatan dari sayuran mungkin mudah dan murah.
"Ada banyak brokoli dan kubis, dan Anda dapat memeroleh banyak bahan kimia ini dengan harga sangat murah," imbuh Firestone.
Namun, Brooks menegaskan, pengobatan hormon kurang umum di kalangan pasien daripada perawatan kanker prostat lainnya, seperti bedah dan radiasi.
“Penelitian bahan kimia yang berasal dari sayuran mungkin lebih penting dalam hal pencegahan. Senyawa ini lebih penting untuk pencegahan kanker prostat pada tahap awal perkembangannya, bukan pada tahap ketika kanker sudah stadium lanjut," kata Satya Narayan, profesor anatomi dan sel biologi di University of Florida.
Penelitian yang telah dipublikasikan di Journal of Biological Chemistry ini masih belum menjelaskan berapa banyak sayuran yang harus dikonsumsi pria untuk melindungi diri dari kanker prostat. http://www.dechacare.com
Cakra semarang TV
Cakra Semarang TV is a private TV station, better known by the people of Semarang and Central Java as Cakra TV. Television was established in 2005 and led by Noto Saputro KRMTH Ismangun as chairman and I Nyoman Winata, SE as the operational director. Currently, local television that is under the management of PT. Mataram Indonesia Horizon Television has broadcast hours to 17 hours per day starting from 06.30 till 23:30 pm and bersiaran on UHF channel 53. Logo TV is Cakra Cakra Semarang Manggilingan meaningful view that life must be continually berputas from time to time to perfection.Thus Manggilingan Chakra embodies the spirit of life which constantly encourages people of Central Java to the perfect life and civilized. Broadcast program content focuses on local cultures in Central Java. However, this station also mendownlink news from Bali TV for news abroad. The station is the only television that still promote the local culture of Java with its mission to maintain the tradition and identity.Various interesting programs can be seen of them for news programs around the central java in the morning, noon and night. As for the Java language news can be viewed through the middle and Semar pawartos jawi warti.Disamping ing that there are also many kinds of topics that are packed in such a way dialogue. Topics raised issues ranging from health, political, economic, educational, social and cultural. Television has also raised a variety of dialogue in cooperation with various government agencies central java province.Under the leadership of Rev. Rita Wijaya executive editor of various television programs Cakra Semarang TV spectacle continues to provide an alternative choice for the people of Semarang and surrounding areas. (Sazadi)
Simak
Baca secara fonetik
Dengan demikian Cakra Manggilingan merupakan perwujudan semangat hidup yang terus menerus mendorong masyarakat Jawa Tengah menuju ke kehidupan yang sempurna dan berperadaban. Isi program siaran berfokus pada kultur budaya lokal yang ada di Jawa Tengah. Namun demikian stasiun ini juga mendownlink berita dari Bali TV untuk berita manca negara. Stasiun ini menjadi satu-satunya televisi yang tetap mengedepankan budaya lokal jawa dengan misinya untuk menjaga tradisi dan jati diri.
Berbagai program menarik dapat dilihat diantaranya untuk program berita di seputar jawa tengah pagi, siang dan malam. Sementara untuk berita berbahasa jawa dapat dilihat melalui program pawartos jawi tengah dan Semar ing warti.Disamping itu juga terdapat berbagai macam topik dialog yang dikemas sedemikian rupa. Topik yang diangkat mulai dari masalah kesehatan, politik, ekonomi, pendidikan, sosial dan kebudayaan. Televisi ini juga mengangkat berbagai dialog yang bekerjasama dengan berbagai instansi pemerintah provinsi jawa tengah.
Dibawah kepemimpinan redaksi pelaksana Rita Wahyu Wijayanti berbagai program televisi Cakra semarang TV terus memberikan pilihan tontotan alternatif bagi masyarakat Semarang dan sekitarnya. (Sazadi)
Muslimah Ungkap Pengalamannya Dalam Penjara Israel
“Kamp Rusia....” ujar Jehan Dahadha sebelum ia terdiam. Tatapannya berpindah ke lantai dan Muslimah Palestina berusia 23 tahun itu mulai mendesah sebelum melanjutkan kisahnya.
"Tingkat rasa sakit yang diderita di dalam tahanan Kamp Rusia, apakah itu dari sisi psikologi maupun fisik, membuatnya dapat disebut 'toko jagal'. Ini tidak cocok bagi manusia tinggal di sana. Bahkan untuk hewan sekalipun."
Pada usia 19 tahun, Dahadha ditangkap di bawah dugaan Israel bahwa ia merupakan anggota pergerakan Jihad Islam dan ia dibawa pergi dari rumahnya di Ramallah, Tepi Barat.
Dia menghabiskan beberapa hari untuk diinterogasi dalam fasilitas penjara Kamp Rusia di Yerusalem sebelum dijatuhi hukuman penjara selama 16 bulan pada penjara Ha'Sharon di Israel utara.
"Kita sebagai orang Palestina seluruhnya menjadi tahanan, kakakku, ibuku, adikku. Tidak ada rumah Palestina yang tidak mengalami penderitaan, mulai dari penghancuran sampai penangkapan," ujar Dahadha yang berada dalam kantornya, Adameer Prisoners Support and Human Right Association di Ramallah.
Dahadha mengatakan alasan sebenarnya dirinya ditangkap karena ia terlibat dengan aksi unjuk rasa damai melawan pendudukan Israel, mengunjungi keluarga tahanan politik Palestina dan membantu para tahanan mendapatkan pengacara.
"Ada apa di balik (proses penangkapan dan penahanan Israel), tidak untuk menjaga ketertiban atau menghukum orang-orang yang melanggar hukum, mereka mendirikan penjara untuk merusak mental perlawanan atau menghilangkan ide penolakan pendudukan dalam pikiran Anda," ujar Ala Jaradat, Direktur Program Addameer.
Sekitar 700.000 orang Palestina telah ditangkap atau ditahan atas perintah militer ISrael sejak 1967.
Selama periode yang sama, hampir 10.000 perempuan Palestina berada dalam penjara Israel.
Saat ini, sekitar 7.000 penduduk Palestina ditahan oleh Israel, 300 diantaranya adalah anak-anak dan 34 kaum perempuan.
"Tahanan perempuan sangat sulit mendapat hak mereka, setiap kali mencoba bernegosiasi, mereka mengalami perlakukan kasar."
Dahadha mengatakan bahwa penelitian dan informasi yang ia kumpulkan sebelum masuk penjara sangat jauh berbeda dari apa yang dia lihat sendiri.
"Aku membaca dari surat kabar dan internet mengenai tahanan di penjara. Tidak peduli berapa banyak Anda membaca, Anda tidak akan pernah mengerti sampai Anda pergi sendiri ke sana," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa penerangan sangat buruk, makanan tidak sehat dan kehadiran serangga serta kecoa dalam kamar tiap tahanan.
"Mereka memperlakukan kami dengan sangat buruk, bukan sebagai manusia. Manusia bagi mereka, terutama penduduk Palestina, diperlakukan lebih buruk dari binatang," lanjut Dahadha.
Pelecehan seksual dan intimidasi terus meningkat dan selalu dilakukan saat interogasi untuk memaksa Muslimah Palestina mengakui sesuatu.
Dahadha berbicara mengenai pengalamannya dalam tahanan Israel.
"Hidup saya berubah," ujarnya. "Aku bertunangan dengan pria Yordania, tetapi setelah aku bebas, mereka melarangku meninggalkan Palestina. setiap aku mencoba melintasi perbatasan, mereka memerintahkanku untuk kembali dan melakukan interogasi."
Baru bergerak untuk merencanakan pernikahan di musim gugur, Dahadha dan tunangan barunya diancam dengan pidana penjara oleh otoritas Israel.
"Bahkan setelah seorang tahanan telah keluar dari penjara," ujarnya dengan tersenyum tipis.
"Penyiksaan tidak berhenti sampai disitu."
Http://arrahmah.com
"Tingkat rasa sakit yang diderita di dalam tahanan Kamp Rusia, apakah itu dari sisi psikologi maupun fisik, membuatnya dapat disebut 'toko jagal'. Ini tidak cocok bagi manusia tinggal di sana. Bahkan untuk hewan sekalipun."
Pada usia 19 tahun, Dahadha ditangkap di bawah dugaan Israel bahwa ia merupakan anggota pergerakan Jihad Islam dan ia dibawa pergi dari rumahnya di Ramallah, Tepi Barat.
Dia menghabiskan beberapa hari untuk diinterogasi dalam fasilitas penjara Kamp Rusia di Yerusalem sebelum dijatuhi hukuman penjara selama 16 bulan pada penjara Ha'Sharon di Israel utara.
"Kita sebagai orang Palestina seluruhnya menjadi tahanan, kakakku, ibuku, adikku. Tidak ada rumah Palestina yang tidak mengalami penderitaan, mulai dari penghancuran sampai penangkapan," ujar Dahadha yang berada dalam kantornya, Adameer Prisoners Support and Human Right Association di Ramallah.
Dahadha mengatakan alasan sebenarnya dirinya ditangkap karena ia terlibat dengan aksi unjuk rasa damai melawan pendudukan Israel, mengunjungi keluarga tahanan politik Palestina dan membantu para tahanan mendapatkan pengacara.
"Ada apa di balik (proses penangkapan dan penahanan Israel), tidak untuk menjaga ketertiban atau menghukum orang-orang yang melanggar hukum, mereka mendirikan penjara untuk merusak mental perlawanan atau menghilangkan ide penolakan pendudukan dalam pikiran Anda," ujar Ala Jaradat, Direktur Program Addameer.
Sekitar 700.000 orang Palestina telah ditangkap atau ditahan atas perintah militer ISrael sejak 1967.
Selama periode yang sama, hampir 10.000 perempuan Palestina berada dalam penjara Israel.
Saat ini, sekitar 7.000 penduduk Palestina ditahan oleh Israel, 300 diantaranya adalah anak-anak dan 34 kaum perempuan.
"Tahanan perempuan sangat sulit mendapat hak mereka, setiap kali mencoba bernegosiasi, mereka mengalami perlakukan kasar."
Dahadha mengatakan bahwa penelitian dan informasi yang ia kumpulkan sebelum masuk penjara sangat jauh berbeda dari apa yang dia lihat sendiri.
"Aku membaca dari surat kabar dan internet mengenai tahanan di penjara. Tidak peduli berapa banyak Anda membaca, Anda tidak akan pernah mengerti sampai Anda pergi sendiri ke sana," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa penerangan sangat buruk, makanan tidak sehat dan kehadiran serangga serta kecoa dalam kamar tiap tahanan.
"Mereka memperlakukan kami dengan sangat buruk, bukan sebagai manusia. Manusia bagi mereka, terutama penduduk Palestina, diperlakukan lebih buruk dari binatang," lanjut Dahadha.
Pelecehan seksual dan intimidasi terus meningkat dan selalu dilakukan saat interogasi untuk memaksa Muslimah Palestina mengakui sesuatu.
Dahadha berbicara mengenai pengalamannya dalam tahanan Israel.
"Hidup saya berubah," ujarnya. "Aku bertunangan dengan pria Yordania, tetapi setelah aku bebas, mereka melarangku meninggalkan Palestina. setiap aku mencoba melintasi perbatasan, mereka memerintahkanku untuk kembali dan melakukan interogasi."
Baru bergerak untuk merencanakan pernikahan di musim gugur, Dahadha dan tunangan barunya diancam dengan pidana penjara oleh otoritas Israel.
"Bahkan setelah seorang tahanan telah keluar dari penjara," ujarnya dengan tersenyum tipis.
"Penyiksaan tidak berhenti sampai disitu."
Http://arrahmah.com
Pangeran Diponegoro
“Sebagai seorang yang berjiwa Islam, ia sangat rajin dan taqwa sekali hingga mendekati keterlaluan” (Louw dalam De Java Oorlog Van 1825 – 1830)
Pangeran Diponegoro lahir sekitar 1785. Pangeran ini merupakan putra tertua dari Sultan Hamengkubuwono III yang memerintah pada tahun 1811 hingga 1814.Ibunya bernama, Raden Ayu Mangkarawati, yang merupakan keturunan Kyai Agung Prampelan, ulama yang sangat disegani di masa Panembahan Senapati mendirikan kerajaan Mataram. Bila ditarik lebih jauh lagi, silsilahnya sampai pada Sunan Ampel Denta, seorang wali Sanga dari Jawa Timur. Saat masih kanak-kanak, Diponegoro diramal oleh buyutnya, Sultan Hamengkubuwono I, bahwa ia akan menjadi pahlawan besar yang merusak orang kafir. (Louw, P.J.F – S Hage – M nijhoff, Eerstee Deel Tweede deel 1897, Derde deel 1904, De Java Oorlog Van 1825 – 1830 door, hal. 89).
Kondisi kraton ketika itu penuh dengan intrik dan persaingan akibat pengaruh Belanda. Sebab itulah sejak kecil Diponegoro yang bernama asli Pangeran Ontowiryo dikirim ibunya ke Tegalrejo untuk diasuh neneknya, Ratu Ageng di lingkungan pesantren. Sejak kecil, Ontowiryo terbiasa bergaul dengan para petani di sekitarnya, menanam dan menuai padi. Selain itu ia juga kerap berkumpul dengan para santri di pesantren Tegalrejo, menyamar sebagai orang biasa dengan berpakaian wulung.Diponegoro belajar mengenai Islam kepada Kyai Taftayani, salah seorang keturunan dari keluarga asal Sumatera Barat, yang bermukim di dekat Tegalrejo. Menurut laporan residen Belanda pada tahun 1805, Taftayani mampu memberikan pengajaran dalam bahasa Jawa dan pernah mengirimkan anak-anaknya ke Surakarta, pusat pendidikan agama pada waktu itu. Di Surakarta, Taftayani menerjemahkan kitab fiqih Sirat AlMustaqim karya Nuruddin Ar Raniri ke dalam bahasa Jawa. Ini mengindikasikan, Diponegoro belajar Islam dengan serius. (Dr. Kareel A. Steenbrink, 1984, Beberapa Aspek Tentang Islam di Indonesia Abad ke 19, Penerbit Bulan Bintang Jakarta hal. 29). Diponegoro sendiri yang menolak gelar putra mahkota dan merelakan untuk adiknya R.M Ambyah. Penolakan ini disebabkan karena untuk menjadi seorang Raja yang mengangkat adalah orang Belanda. Sehingga Diponegoro tidak ingin dimasukkan kepada golongan orang-orang murtad. Keputusan ini merupakan hasil perenungannya di pantai Parangkusuma. Dikutip dalam buku Dakwah Dinasti Mataram: “Rakhmanudin dan kau Akhmad, jadilah saksi saya, kalau-kalau saya lupa, ingatkan padaku, bahwa saya bertekad tak mau dijadikan pangeran mahkota, walaupun seterusnya akan diangkat jadi raja, seperti ayah atau nenenda. Saya sendiri tidak ingin. Saya bertaubat kepada Tuhan Yang Maha Besar, berapa lamanya hidup di dunia, tak urung menanggung dosa (Babad Diponegoro, jilid 1 hal. 39-40).
Perang besar
Dalam bukunya, Beberapa Aspek Tentang Islam di Indonesia Abad ke 19,. Kareel A. Steenbrink, mencatat, sebagian besar sejarawan menurut Steenbrink meyepakati bahwa perang Dipnegoro lebih bersifat perang anti kolonial. Beberapa sebab itu antara lain: 1. Wilayah kraton yang menyempit akibat diambil alih Belanda, 2. Pemberian kesempatan kepada orang Tionghoa untuk menarik pajak, 3. Kekurang adilan di masyarakat Jawa 4. Aneka intrik di istana, 5. Praktek sewa perkebunan secara besar-besaran kepada orang Belanda, yang menyebabkan pengaruh Belanda makin membesar, 6. Kerja paksa bukan hanya untuk kepentingan orang Yogyakarta saja tetapi juga untuk kepentingan Belanda.
Alasan lebih filosofis dalam perang melawan belanda yaitu jihad fi sabilillah. Hal ini diakui oleh Louw dalam De Java Oorlog Van 1825-1830, “Tujuan utama dari pemberontakan tetap tak berubah, pembebasan negeri Yogyakarta dari kekuasaan Barat dan pembersihan agama daripada noda-noda yang disebabkan oleh pengaruh orang-orang Barat.”
Hal ini tampak dari ucapan Pangeran Diponegoro kepada Jendral De Kock pada saat penangkapannya. “Namaningsun Kangjeng Sultan Ngabdulkamid. Wong Islam kang padha mukir arsa ingsun tata. Jumeneng ingsun Ratu Islam Tanah Jawi” (Nama saya adalah Kanjeng Sultan Ngabdulkhamid, yang bertugas untuk menata orang Islam yang tidak setia, sebab saya adalah Ratu Islam Tanah Jawa).
Kareel A Steenbrink menyebutkan, pemikiran dan kiprah Pangeran Diponegoro menarik para ulama, santri dan para penghulu merapat pada barisan perjuangannya. Cukup banyak kyai dan santri yang menolong Diponegoro. Dalam naskah Jawa dan Belanda, Carey menemukan 108 kyai, 31 haji, 15 Syeikh, 12 penghulu yogyakarta dan 4 kyai guru yang turut berperang bersama Diponegoro. Disamping itu 90 persen pangeran Kasultanan Yogyakarta juga ikut mendukung Diponegoro.
Bagi sebagian kalangan, ini cukup mengherankan. Sebab, pasca pembunuhan massal ulama dan santri oleh Sunan Amangkurat I tahun 1647, hubungan santri dengan kraton digambarkan sangat tidak harmonis. Namun Pangeran Diponegoro yang merupakan keturunan bangsawan dan ulama sekaligus, berhasil menyatukan kembali dua kubu tersebut.
Paduan motivasi agama dan sosial ekonomi ini menyebabkan Perang Diponegoro menjadi perang yang sangat menyita keuangan pemerintah kolonial bahkan hampir membangkrutkan VOC. Korban perang Diponegoro: orang Eropa 8.000 jiwa, orang pribumi yang di pihak Belanda 7.000 jiwa. Biaya perang 20 juta gulden. Total orang jawa yang meninggal, baik rakyat jelata maupun pengikut Diponegoro 200.000 orang. Padahal total penduduk Hindia Belanda waktu itu baru tujuh juta orang, sementara separuh penduduk Yogyakarta terbunuh.
Data ini menunjukkan, dahsyatnya Perang Diponegoro dan besarnya dukungan rakyat terhadapnya. Oleh bangsa Indonesia, Pangeran Diponegoro yang dikenal dengan sorban dan jurbahnya, kemudian diakui sebagai salah satu Pahlawan Nasional, yang sangat besar jasanya bagi bangsa Indonesia.
Pangeran Diponegoro lahir sekitar 1785. Pangeran ini merupakan putra tertua dari Sultan Hamengkubuwono III yang memerintah pada tahun 1811 hingga 1814.Ibunya bernama, Raden Ayu Mangkarawati, yang merupakan keturunan Kyai Agung Prampelan, ulama yang sangat disegani di masa Panembahan Senapati mendirikan kerajaan Mataram. Bila ditarik lebih jauh lagi, silsilahnya sampai pada Sunan Ampel Denta, seorang wali Sanga dari Jawa Timur. Saat masih kanak-kanak, Diponegoro diramal oleh buyutnya, Sultan Hamengkubuwono I, bahwa ia akan menjadi pahlawan besar yang merusak orang kafir. (Louw, P.J.F – S Hage – M nijhoff, Eerstee Deel Tweede deel 1897, Derde deel 1904, De Java Oorlog Van 1825 – 1830 door, hal. 89).
Kondisi kraton ketika itu penuh dengan intrik dan persaingan akibat pengaruh Belanda. Sebab itulah sejak kecil Diponegoro yang bernama asli Pangeran Ontowiryo dikirim ibunya ke Tegalrejo untuk diasuh neneknya, Ratu Ageng di lingkungan pesantren. Sejak kecil, Ontowiryo terbiasa bergaul dengan para petani di sekitarnya, menanam dan menuai padi. Selain itu ia juga kerap berkumpul dengan para santri di pesantren Tegalrejo, menyamar sebagai orang biasa dengan berpakaian wulung.Diponegoro belajar mengenai Islam kepada Kyai Taftayani, salah seorang keturunan dari keluarga asal Sumatera Barat, yang bermukim di dekat Tegalrejo. Menurut laporan residen Belanda pada tahun 1805, Taftayani mampu memberikan pengajaran dalam bahasa Jawa dan pernah mengirimkan anak-anaknya ke Surakarta, pusat pendidikan agama pada waktu itu. Di Surakarta, Taftayani menerjemahkan kitab fiqih Sirat AlMustaqim karya Nuruddin Ar Raniri ke dalam bahasa Jawa. Ini mengindikasikan, Diponegoro belajar Islam dengan serius. (Dr. Kareel A. Steenbrink, 1984, Beberapa Aspek Tentang Islam di Indonesia Abad ke 19, Penerbit Bulan Bintang Jakarta hal. 29). Diponegoro sendiri yang menolak gelar putra mahkota dan merelakan untuk adiknya R.M Ambyah. Penolakan ini disebabkan karena untuk menjadi seorang Raja yang mengangkat adalah orang Belanda. Sehingga Diponegoro tidak ingin dimasukkan kepada golongan orang-orang murtad. Keputusan ini merupakan hasil perenungannya di pantai Parangkusuma. Dikutip dalam buku Dakwah Dinasti Mataram: “Rakhmanudin dan kau Akhmad, jadilah saksi saya, kalau-kalau saya lupa, ingatkan padaku, bahwa saya bertekad tak mau dijadikan pangeran mahkota, walaupun seterusnya akan diangkat jadi raja, seperti ayah atau nenenda. Saya sendiri tidak ingin. Saya bertaubat kepada Tuhan Yang Maha Besar, berapa lamanya hidup di dunia, tak urung menanggung dosa (Babad Diponegoro, jilid 1 hal. 39-40).
Perang besar
Dalam bukunya, Beberapa Aspek Tentang Islam di Indonesia Abad ke 19,. Kareel A. Steenbrink, mencatat, sebagian besar sejarawan menurut Steenbrink meyepakati bahwa perang Dipnegoro lebih bersifat perang anti kolonial. Beberapa sebab itu antara lain: 1. Wilayah kraton yang menyempit akibat diambil alih Belanda, 2. Pemberian kesempatan kepada orang Tionghoa untuk menarik pajak, 3. Kekurang adilan di masyarakat Jawa 4. Aneka intrik di istana, 5. Praktek sewa perkebunan secara besar-besaran kepada orang Belanda, yang menyebabkan pengaruh Belanda makin membesar, 6. Kerja paksa bukan hanya untuk kepentingan orang Yogyakarta saja tetapi juga untuk kepentingan Belanda.
Alasan lebih filosofis dalam perang melawan belanda yaitu jihad fi sabilillah. Hal ini diakui oleh Louw dalam De Java Oorlog Van 1825-1830, “Tujuan utama dari pemberontakan tetap tak berubah, pembebasan negeri Yogyakarta dari kekuasaan Barat dan pembersihan agama daripada noda-noda yang disebabkan oleh pengaruh orang-orang Barat.”
Hal ini tampak dari ucapan Pangeran Diponegoro kepada Jendral De Kock pada saat penangkapannya. “Namaningsun Kangjeng Sultan Ngabdulkamid. Wong Islam kang padha mukir arsa ingsun tata. Jumeneng ingsun Ratu Islam Tanah Jawi” (Nama saya adalah Kanjeng Sultan Ngabdulkhamid, yang bertugas untuk menata orang Islam yang tidak setia, sebab saya adalah Ratu Islam Tanah Jawa).
Kareel A Steenbrink menyebutkan, pemikiran dan kiprah Pangeran Diponegoro menarik para ulama, santri dan para penghulu merapat pada barisan perjuangannya. Cukup banyak kyai dan santri yang menolong Diponegoro. Dalam naskah Jawa dan Belanda, Carey menemukan 108 kyai, 31 haji, 15 Syeikh, 12 penghulu yogyakarta dan 4 kyai guru yang turut berperang bersama Diponegoro. Disamping itu 90 persen pangeran Kasultanan Yogyakarta juga ikut mendukung Diponegoro.
Bagi sebagian kalangan, ini cukup mengherankan. Sebab, pasca pembunuhan massal ulama dan santri oleh Sunan Amangkurat I tahun 1647, hubungan santri dengan kraton digambarkan sangat tidak harmonis. Namun Pangeran Diponegoro yang merupakan keturunan bangsawan dan ulama sekaligus, berhasil menyatukan kembali dua kubu tersebut.
Paduan motivasi agama dan sosial ekonomi ini menyebabkan Perang Diponegoro menjadi perang yang sangat menyita keuangan pemerintah kolonial bahkan hampir membangkrutkan VOC. Korban perang Diponegoro: orang Eropa 8.000 jiwa, orang pribumi yang di pihak Belanda 7.000 jiwa. Biaya perang 20 juta gulden. Total orang jawa yang meninggal, baik rakyat jelata maupun pengikut Diponegoro 200.000 orang. Padahal total penduduk Hindia Belanda waktu itu baru tujuh juta orang, sementara separuh penduduk Yogyakarta terbunuh.
Data ini menunjukkan, dahsyatnya Perang Diponegoro dan besarnya dukungan rakyat terhadapnya. Oleh bangsa Indonesia, Pangeran Diponegoro yang dikenal dengan sorban dan jurbahnya, kemudian diakui sebagai salah satu Pahlawan Nasional, yang sangat besar jasanya bagi bangsa Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)







