Tampilkan postingan dengan label Seputar Solo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Solo. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Oktober 2010

Solo History

Surakarta evolved from the territory of a village called Village Sala, on the banks of the Solo. Dutch scholar who examined the manuscript Bujangga Manik, J. Noorduyn, Sala Village suspect that this is near (if not indeed in there) one of the crossings ("mining") in Solo which was mentioned in the copper plate "Charter Trowulan I" (1358, in English called "Ferry Charter ") as" Wulayu ". Travel Manuscript Bujangga Beads from around akir the 15th century mentions that the figure crossed the "Ci Wuluyu". In the 17th century in place is also reported to have crossings in the area of "clover" (now is still the name of the village / village in the district Pasarkliwon).


The incident which sparked the founding of this city is berkobarnya rebellion Sunan Kuning ("Geger Pacinan") in the reign of Sunan Pakubuwono (PB) II, king Kartasura 1742. Rebellion can be crushed with the help of VOC and can be retaken Kartasura palace, but to sacrifice the loss of some territory legacy of Mataram in return for assistance given VOC. Palace buildings have been destroyed and is considered "tainted". Sunan Pakubuwana II and ordered Tumenggung Honggowongso (small named Joko Sangrib or Kentol Surawijaya, later given the title Tumenggung Arungbinang I) and Tumenggung Mangkuyudo and commander of Dutch troops, Jab van Hohendorff, to locate the capital city / new palace. For that built the new palace 20 km to the southeast of Kartasura, in 1745, precisely in the village of Sala at the edge of the Solo River. The name "Solo" is given as the name of "graduation" for the new government center. (Note-old record called shape between "Salakarta"). Construction of this palace, according to records using teak wood from the region Kethu Alas, forests near Wonogiri City and wood washed away through Solo. Officially, the palace began to be occupied on February 17, 1745 (or Wednesday in 1670 Dates Pahing 14 Sura Java, Wuku Landep Sancaya Windu).

Applicability Giyanti Agreement (February 13, 1755) causes the center of government Kasunanan Surakarta Surakarta, with its king PB III. Yogyakarta became the administrative center of Yogyakarta Sultanate, with its king Mangkubumi (Sultan Hamengkubuwono (HB) I). Palace and the city of Yogyakarta was built in 1755, with the system of the same city of Surakarta who first built.
Salatiga Agreement in 1757 expanded the area of this city, given the region north of the palace to the Prince Sambernyawa (Mangkunagara I). Since then, Sala is a town with two administrative systems, which is valid until 1945, during the War of Independence of the Republic of Indonesia (RI).

Jumat, 01 Oktober 2010

Polisi gadungan di bekuk

solo- Seorang polisi gadungan berhasil ditangkap, tersangka yang merupakan warga Wonogiri ini menggunakan modus memacari korban dan menipu sejumlah uang. Pelaku bernama Agus widodo warga pondoksari sumberejo rt 02 rw 01 Wuryantoro Wonogiri ini menipu pacarnya dengan mengaku sebagai aparat polisi berpangkat aiptu. Kejadian bermula dari laporan warga yang merasa curiga atas perilaku agus widodo ini. Pria yang berusia 42 tahun ini beberapa kali mengaku sebagai seorang polisi dan menginap di sebuah hotel di daerah Pajang Laweyan Solo. Ia juga memacari seorang wanita warga setempat bernama ria dan meminjam uangnya sebesar 3 juta rupiah.
Karena sering menipu sejumlah uang dan mengaku-ngaku sebagai polisi akhirnya sejumlah warga menagkap agus dan membawanya ke kantor kepolisian. Dari pengembangan pemeriksaan awal ternyata pelaku telah menipu sebanyak 10 korban yang rata-rata perempuan. Modus yang digunakan adalah dengan memacari korban dan meminta sejumlah uang. Dalam penagkapan ini berhasil di temukan barang bukti berupa pistol mainan, jam tangan dan sejumlah foto mantan pacar yang menjadi korbannya.
Agus menyamar menjadi polisi selama 2 bulan/ setiap korban rata-rata ditipu antara 600 ribu hingga 3 juta rupiah. Selain uang ia juga membawa lari handphone milik korban. Saat ini kasus masih diselidiki oleh Polres Surakarta. (Sazadi)

Kamis, 30 September 2010

Kebakaran di Semanggi

Solo- Sebuah rumah di daerah tegalrejo rt 7 rw 5 keluarhan semanggi, Pasar kliwon Solo terbakar kamis siang. Kebakara terjadi sekitar pukul 11 WIB dan menghanguskan seluruh bagian rumah yang terbuat dari papan kayu ini. Petugas pemadam kebakaran yang datang setengah jam kemudian akhirnya dapat menjinakkan si jago merah. Namun demikian rumah milik kakak beradik danang saputro dan Didik Iswahyudi ini tidak berhasil diselamatkan. Hampir seluruh bagian rumah hangus. Beberapa berang berhasil di ungsikan dirumah tetangga seperti almari, dipan dan pakaian. kerugian mencapai puluhan juta rupiah termasuk kotak infak masjid yang disimpan oleh Didik Iswahyudi yang merupakan bendara masjid Al Anshor.
Tetangga korban, Sudarsih mengatakan peristiwa kebakaran bermula ketika terdapat api yang merembet dari arah barat yang merupakan ruangan milik Danang Saputro. Selanjutnya api terus membesar dan akhirnya seluruh rumah hangus terbakar. Dugaan sementara kebakaran akibat ledakan tabung gas Lpg 3 kg. (Sazadi)

Selasa, 28 September 2010

Yuki tiba di Solo

Jenazah salah satu terduga perampok bank CIMB medan asal Solo, Yuki Wantoro, 20, dibawa pulang keluarganya. Rabu pagi pukul 06 WIB jenazah sudah tiba di rumah duka di kampung Tempen,  Pasar Kliwon, Solo, Jawa Jengah. Sekelompok orang yang sudah menunggu kedatangan jenazah sejak pagi hari langsung memblokade mobil ambulance yang membawa jenazah Yuki. Bahkan mereka bersitegang dengan para wartawan yang hendak meliput, meskipun wartawan sudah menyatakan bahwa dalam tugasnya dilindungi oleh undang-undang. Namun seakan tidak mau tahu mereka tetap mengahalang halangi upaya wartawan untuk mendapatkan gambar, bahkan tidak segan-segan mereka mendorong dan membentak bentak. warga sekitar yang juga tidak nyaman dengan ulah orang-orang ini tidak mampu berbuat banyak, karena jumlah mereka ratusan orang. setelah beberapa saat disemayamkan di mesjid terdekat jenazah kemudian dibawa ke polokarto, Sukoharjo untuk di makamkan.

Selasa, 21 September 2010

Dandim Karanganyar dicopot

komandan kodim karanganyar letkol infanteri lilik sutikna sore ini
resmi copot dari jabatannya,, hal ini menyusul insiden pemukulan yang
dilakukannya terhadap wartawan solopos karanganyar triyono,,
kodam empat diponegoro langsung bereaksi cepat menanggapi kasus tindak
kekerasan yang dilakukan komandan kodim karanganyar letkol infanteri
lilik sutikna terhadap wartawan solopos triyono,, berdasarkan surat
perintah panglima kodam empat diponegoro mayjen budiman menyatakan
bahwa letkol infanteri lilik sutikna dinon aktifkan untuk tidak
melaksanakan tugas dan tanggung jawab jabatannya di kodim karanganyar
terhitung mulai hari ini tanggal 8 september 2010 sampai ada perubahan
berikutnya,, selanjutnya dandim menyerahkan tugas kepada danrem 074
warastama surakarta,,
sync:kolonel inf abdul rahman kadir,, komandan korem 0274 warastratama
perintah pencopotan dandim karanganyar ini dilakukan setelah dalam
pemeriksaan yang dilakukan propam letkol infanteri lilik sutikna
terbukti melakukan tindakan pemukulan terhadap wartawan solopos
triyono pada tanggal 1 september 2010,, pemukulan dilakukan karena
lilik tidak senang atas pemberitaan bahwa instansinya menerima aliran
dana kasus korupsi perumahan di karanganyar,

Yuki Wantoro sosok tertutup


Solo-Yuki wantoro yang ditembak mati polisi saat penyergapan terduga pelaku
perampokan bank cimb niaga medan bagi keluarganya di solo adalah
seorang yang pendiam dan tertutup. Para tetangga juga mengenalnya
sebagai sosok yang tidak pernah membuat persoalan dengan warga yang
lainnya.Di mata keluarganya yuki wantoro yang diduga merupakan tersangka
perampokan bank cimb niaga medan merupakan sosok yang tertutup. Yuki
bahkan sempat menghilang hingga dua tahun tanpa ada kabar beritanya
kepada keluarga yuki hanya menceritakan jika dia pergi ke sumatera.
Orang tua yuki, sina karyadi mengatakan yuki cenderung tertutup bahkan
meski yuki memiliki handphone, tidak seorang pun dari keluarganya yang
memiliki nomornya. Yuki juga merupakan pemuda putus sekolah. Ia
memutuskan untuk keluar dari sekolah saat kelas dua sekolah menengah
atas, sekitar empat tahun silam. Sejak putus sekolah yuki bekerja di
sebuah warung sate kambing yang  tidak terlampau jauh dari rumahnya.
Terkadang yuki ikut berjualan barang bekas di pasar silir.
Sync: sina karyadi, ortu yuki
ketua rukun tangga setempat, sarodi juga mengakui jika yuki jarang
bergaul dengan warga sekitar. Yuki juga jarang mengikuti kegiatan
kerja bakti yang dilakukan di kampong. Meski demikian, yuki tidak
pernah bermasalah dengan masyarakat sekitar.
Sync sarodi, ketua rt
sebelumnya, kapolri jenderal bambang hendarso danuri mengatakan, tim
detasemen 88 antiteror telah menangkap 18 orang komplotan perampok
bank cimb niaga di medan. Dari 18 orang yang ditangkap itu, tiga
orang di antaranya tewas ditembak densus 88 saat penggerebekan teroris
di tanjung balai, medan sumatera utara. Tiga orang yang tewas ini
yakni dani alias ajo alias dana, yuki wantoro alias deni alias rojak
perlu dan ridwan alias iwan.